Pegaf Bertekad Ulangi Capaian Pilkada 2015, Tertinggi di Indonesia



Pejabat Bupati Pegunungan Arfak, Lasarus Indouw. (pzk/nn)

PEGAF, NokenNews.com – Kabupaten Pegunungan Arfak Papua Barat, bertekad mengulangi pencapaian menjadi yang tertinggi di Indonesia, dalam hal partisipasi pemilih. Capaian ini pernah diraih saat momentum Pilkada tahun 2015 lalu.

“Kami sudah bulatkan tekad menjadi urutan pertama tingkat partisipasi pemilih di Pilkada. Prestasi lima tahun lalu harus dipertahankan,” sebut penjabat bupati Pegunungan Arfak, Lasarus Indouw, Kamis (5/11/2020) di distrik Sururey Pegaf.

Menurut dia, partisipasi pemilih di daerah itu saat Pilkada 9 Desember 2020 nanti, diprediksi mencapai 80-90 persen. Saat ini pemerintah daerah bersama pihak pelaksana, gencar melakukan sosialisasi Pilkada.

“Kami bersama KPU, Panwaslu dan aparat kepolisian, menggelar sosialisasi ke 10 distrik di Pegaf. Dengan harapan partisipasi pemilih saat Pilkada tetap tinggi,” terangnya.

Upaya ini, lanjut Lasarus sejalan dengan situasi Kamtibmas yang sejauh ini kondusif tanpa gangguan. Dan, diyakini pelaksanaan Pilkada Pegaf nantinya berjalan lancar sesuai harapan.

“Kami berusaha menjadi wasit terbaik dalam pertandingan Pilkada. Meski dalam situasi COVID-19, kami tetap berusaha maksimal,” paparnya.

Terkait sosialisasi, selain Pilkada masyarakat juga sekaligus diberi pemahaman tentang pencegahan COVID-19. Apalagi, saat ini masih dalam tahapan kampanye.

Baginya, penerapan protokol kesehatan tetap dimaksimalkan agar pelaksanaan Pilkada di kabupaten Pegaf, berjalan lancar. Sebagai langkah antisipasi, akan digelar rapid tes massal.

“Rapid tes massal akan kami gelar, semua masyarakat, ASN dan TNI/Polri ikut serta. Kami ingin Pegaf benar-benar Hijau, bukan Hijau Semangka,” tegasnya.

Pilkada kabupaten Pegunungan Arfak, hanya diikuti satu pasangan calon, Yosias Saroy-Marinus Mandacan (YOSMAR). Sebanyak 166 TPS tersebar di 10 distrik, dengan 33 ribu lebih pemilih. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan