RSU Papua Barat Berbenah, Siapkan Layanan Maksimal Untuk Pusat Terapi Jiwa dan Napza

Direktur RSU Papua Barat, dr. Arnold Tiniap M.Epid

MANOKWARI – Dua layanan kesehatan baru yang ada di Rumah Sakit Umum (RSU) Provinsi Papua Barat yakni Layanan Pusat Terapi Jiwa dan Napza baru akan maksimal memberikan pelayanan kepada pasien pada September mendatang.

“Kita akan maksimal di September mendatang untuk dua layanan itu. Saat ini, kita masih lakukan beberapa pembenahan,” ujar Direktur RSU Papua Barat, dr. Arnold Tiniap M.Epid, kepada media ini kemarin.

Kata dia, saat ini dua layanan ini masih membatasi pelayanan khusus untuk konsultasi rawat jalan, sementara untuk
rawat inap masih dipersiapkan.

“Kita masih membatasi di konsul rawat jalan. Karena dua minggu lalu kita baru kirim tim ke RSJ (Rumah Sakit Jiwa) Abepura di Jayapura,” ungkapnya.

Keberangkatan tim itu kata dr. Arnold, untuk melihat secara seksama, pelayanan dan fasilitas lain yang ada di rumah sakit itu, sebagai bahan pertimbangan dan juga kelengkapan yang perlu dipersiapkan sebelum membuka layanan rawat inap kepada pasien.

“Jadi kesimpulannya kita masih melayani yang konsultasi rawat jalan baik yang terapi jiwa maupun Napza,” tuturnya.

Dua pekan lalu juga kata dr. Arnold, pihaknya baru menggelar rapat bersama tim dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua Barat.

“Mereka adalah tim kerja. Kita bahas juga saat itu terkait dengan klasifikasi pasien yang nantinya bisa dirawat inap, mengingat, kita belum memiliki pagar pada gedung pusat terapi jiwa dan Napza,” tandasnya.

(ELS/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *