GPKAI Rayakan 65 Tahun Injil Masuk Pegunungan Arfak



Perayaan HUT Pekabaran Injil ke-65 di Distrik Sururey Kabupaten Pegunungan Arfak Papua Barat. (red/nn)

MANOKWARI, NokenNews.com – Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI), Kamis (5/11/2020) merayakan hari pekabaran Injil ke-65 di Distrik Surerey kabupaten Pegunungan Arfak.

Ketua Majelis Daerah GPKAI, Pendeta Daniel Sukan mengatakan perayaan ini bermakna menjadikan Injil sebagai pegangan hidup setiap umat Tuhan.

Menurutnya Injil menyelamatkan dan memenangkan kehidupan masyarakat di kabupaten Pegunungan Arfak, dengan bukti momen bersejarah 5 November 1955.

“Perayaan ini sebagai rasa ungkapan syukur kepada Tuhan. Kita sesama jemaat harus saling mengasihi dan tetap bersatu dalan Injil Kristus,” bebernya.

Pendeta Daniel juga mengungkap saat ini sekira hampir 700-an gereja GPKAI di Indonesia, menandakan perkembangan Injil Tuhan yang terus terjadi dalam kehidupan manusia.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengurai perjalanan Injil untuk menerangi kehidupan orang Papua, berawal dari Pulau Mansinam, Erikson dan Trit di Kebar serta Pendeta Petrus Kafiar di Amban Pantai Manokwari.

Satu Abad setelah penginjil Ottow dan Geisler di Pulau Mansinam, tepatnya tahun 1895 barulah Injil masuk di Anggi dan Sururey kabupaten Pegunungan Arfak Tahun 1955.

“Semua itu merupakan wujud dari buah Injil. Dulu Papua masih ‘gelap’ sehingga Tuhan mengutus mereka sebagai pewarta Injil,” ujar gubernur.

“Sekarang sudah 65 tahun. Seluruh majelis daerah, majelis jemaat dan jemaat bersatu dan terus melayani dengan berpegang pada Injil,” katanya lagi.

Ia berharap sinergitas gereja, masyarakat dan pemerintah daerah dapat terus tumbuh dan berkembang agar pembangunan di daerah itu berjalan sesuai harapan.

Perayaan secara sederhana juga diselingi puji-pujian, pemotongan kue ulang tahun dan foto bersama serta pemberian cinderamata. (red/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan