Usai Tes Kesehatan, Atlet PON Papua Barat Hadapi VO2 Max Sabtu Pagi



Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) KONI Papua Barat, Lodwik Akwan. (els/nn)

MANOKWARI, NokenNews.com – Atlet seluruh cabang olah raga PON Papua Barat, Sabtu (27/2/2021) menghadapi tes VO2 Max (fisik) di GOR Sanggeng Manokwari. Rangkaian ini masuk dalam agenda KONI Papua Barat.

Sebelumnya, para atlet (kecuali Galanita) mengikuti dua rangkaian tes kesehatan (medical Check) di Manokwari, 28-29 Januari dan di Sorong 20 Februari 2021.

“Tes kesehatan itu sangat penting bagi atlet. Bagaimana mereka menjalankan program latihan jika dalam kondisi sakit,” jelas Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) KONI Papua Barat, Lodwik Akwan, Jumat (26/2/2021).

Menurutnya, hasil pemeriksaan kesehatan atlet disampaikan oleh dokter kepada Tim Monev. Ini juga penting karena para pelatih mengetahui langsung kondisi terkini atletnya.

Jika ada atlet yang sakit, penanganan secara medis dilakukan sambil menunggu perkembangan. Akan disarankan untuk berhenti total jika atlet tersebut mengalami sakit berat. Ia akan diganti dengan atlet lain sesuai peringkat.

“Khusus untuk tes VO2 Max untuk melihat komponen fisik atlet. Asupan gizi yang cukup juga sangat berpengaruh terhadap persiapan atlet,” bebernya.

Hasil dari Tes VO2 Max sendiri nantinya akan diukur, apakah sesuai dengan periode latihan yang diikuti atlet selama ini. Juga kemudian apakah sudah sesuai dengan kemampuan para atlet.

“Harus seimbang, dinaikan perlahan sampai tahap umum, setelah itu baru digenjot masuk ke tahap teknik. Jadi tidak terkesan hanya berlatih tetapi tidak ditunjang dengan fisik yang memadai,” terang Akwan lagi.

Mantan petinju yang pernah mengharumkan nama Irian Jaya (Papua waktu itu), mengungkap hasil tes VO2 Max akan dievaluasi. Jika fisik para atlet memenuhi standar, artinya sudah sesuai dengan program latihan sebelumnya.

Ditambahkan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terdiri dari tiga bagian penting, yaitu Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Litbang serta Pembinaan Prestasi.

“Jadwal tes VO2 Max sebenarnya 4-6 Februari lalu, tetapi mundur dan mereka (atlet) tes Sabtu pagi di GOR Sanggeng,” singkat Akwan. (els/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan