JK Siap Fasilitasi Dialog Papua-Jakarta, Ini Kata DAP Doberay



Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden RI, siap memfasilitasi dialog Papua-Jakarta. (Istimewa)

MANOKWARI, NokenNews.com – Dewan Adat Papua (DAP) wilayah III Doberay (Papua Barat), menilai Jusuf Kalla sebagai figur tepat untuk memfasilitasi dialog damai antara Papua dan Pemerintah Indonesia.

Ketua DAP Doberay, Zakarias Horota mengatakan JK pernah menjadi juru runding damai antara pemerintah RI dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh Singkli 2005 silam.

“Kami mendukung pernyataan Jusuf Kalla, yang ingin mencari solusi tepat sebagai penyelesaian konflik di Papua, lewat diplomasi damai,” ujarnya, Kamis (29/10/2020) lalu.

JK yang juga pernah menjadi wakil presiden, dipandang sebagai figur yang tepat sebagai fasilitator perundingan pergerakan pro kemerdekaan Papua dengan pemerintah Indonesia. Apalagi, sosok JK cukup diakui dunia internasional.

“JK berhasil saat perundingan GAM dan RI dengan sebuah kesepakatan. DAP Doberay setuju JK jadi fasilitator perundingan Papua-Jakarta,” kata Zakarias lagi.

DAP Doberay juga sedang bersiap menggelar konferensi untuk menyatukan seluruh komponen masyarakat adat Papua, termasuk menjaring pendapat tentang situasi politik Papua.

“Seluruh komponen masyarakat adat akan menyampaikan pendapat, apa yang menjadi akar konflik selama Papua berintegrasi dengan Indonesia,” singkatnya.

Dilansir dari kompas.com, 14 Oktober 2020, Jusuf Kalla mengaku siap membantu pemerintah menyelesaikan konflik Papua secara damai. Dan, penyelesaian konflik di Aceh (GAM) menjadi salah satu rujukan.

“Selama merdeka Indonesia mengalami 15 kali konflik besar, korbannya di atas 1.000 jiwa. Dari 15 konflik itu, 13 kita selesaikan melalui operasi militer dan sisanya melalui jalur perdamaian,” papar JK.

Meski demikian, ia mengaku perlunya pendekatan yang berbeda untuk menyelesaikan konflik Papua. Ini tidak bisa disamakan dengan cara penyelesaian konflik di Aceh.

Kalla juga tak menampik hal itu karena hanya satu garis komando di GAM, sementara banyak kelompok yang berjuang dalam pergerakan organisasi Papua Merdeka (OPM).

Sayangnya, Kalla enggan membeberkan secara terbuka cara pendekatan apa yang akan digunakan untuk memfasilitasi dialog damai Papua-Jakarta. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan