Program Bintara Otsus Akan Didorong di Papua, Perkuat Teritorial Bukan Operasi Militer



Bintara Pedalaman saat bersama Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa. Usulan rekrutan Bintara Otsus juga akan di dorong di provinsi Papua.

MANOKWARI, NokenNews.com – Program rekrutan 1.000 Bintara Otsus oleh Kodam XVIII/Kasuari Papua Barat, dinilai sangat tepat dan merupakan langkah strategis untuk memperkuat teritorial.

Anggota Komisi I DPR RI Dapil Papua, Yan Permenas Mandenas berkeinginan mendorong hal yang sama dilakukan Kodam XVII/Cenderawasih Papua.

“Papua Barat, bergerak cepat dengan kebijakan gubernur dan bupati/wali kota, didukung Kodam Kasuari yang kemudian membuka ruang bagi anak asli Papua,” terangnya, Rabu (28/10/2020) di Manokwari.

Menurut politisi Gerindra, 1.000 Bintara Otsus usai pendidikan nantinya akan kembali mengisi pos-pos TNI AD seperti Kodim, Koramil dan Pos Ramil.

Hal ini untuk memperkuat wilayah teritorial dan perlahan meninggalkan cara-cara operasi militer, karena Papua bukan merupakan Daerah Operasi Militer (DOM) Dan, rekrutan Bintara Otsus diyakini memahami karateristik dan budaya aali Papua.

“Nantinya pos-pos itu diisi oleh mereka yang tentu paham dengan budaya masyarakat setempat. Kehadiran mereka menggantikan pasukan non organik,” ujar Mandenas.

Dengan demikian, ia yakin keberadaan Bintara Otsus yang disebar di pelosok Papua Barat, nantinya mampu meredam konflik di masyarakat. Kehadiran mereka juga bisa merubah kebiasaan pendekatan operasi militer dengan pendekatan teritorial.

“Hubungan mereka dengan masyarakat akan mencair, begitu juga sinergitas dengan Polri. Saya kira Papua Barat mengambil langkah yang tepat. Saya juga akan mendorong ini di provinsi Papua,” singkatnya. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan