Bakar Ban Bekas, Warga Protes Hasil Seleksi Casis Bintara Polri di Manokwari



Aksi bakar ban di perempatan Jalan Yos Sudarso Sanggeng Manokwari, Kamis (22/7/2021) malam. (red/nn)

MANOKWARI – Pengumuman seleksi Bintara Polri, diwarnai aksi blokade jalan dan bakar ban di Manokwari, Kamis (22/7/2021) malam.

Aksi sekira pukul 22.00 WIT, di Jalan Yos Sudarso, perempatan lampu merah Sanggeng. Warga membakar setidaknya 12 ban bekas di jalan. Mereka menilai ketidakadilan atas hasil seleksi casis bintara Polri.

“Banyak anak-anak kami tidak lulus. Kami mendesak ada kebijakan untuk penambahan kuota. Mereka susah payah ikut tes, tetapi akhirnya tidak lulus,” ujar salah satu orang tua casis.

Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan Winjaya SIK, menjelaskan kelulusan ditentukan berdasarkan seleksi ketat. Namun, upaya negosiasi itu sempat berjalan alot.

Aksi bakar ban di pertigaan jalan Brawijaya Manokwari, juga dibuka aparat kepolisian, Kamis malam. (red/nn)

Para orang tua casis yang bertemu Kapolres, meminta kebijakan penambahan kuota agar mengakomodir anak mereka yang tidak lulus seleksi.

Warga sepakat membuka blokade jalan, dengan catatan para casis yang tidak lulus seleksi diakomodir kembali. Sekira pukul 00.34 WIT, water cannon Satbrimob Polda Papua Barat, membersihkan ruas jalan tersebut.

Dansat Brimob Polda Papua Barat, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa mengajak warga Sanggeng tidak terprovokasi dengan isu tidak jelas soal kelulusan casis Bintara Polri.

Sementara, aksi yang sama juga terjadi di jalan Brawijaya, tepatnya pertigaan jalan depan pasar misi. Tiga ban bekas juga dibakar sebagai bentuk protes. Namun, pukul 01.21 WIT, aparat kepolisian juga membuka blokade tersebut.

Sebelumnya, Polda Papua Barat menggelar sidang terbuka kelulusan Bintara Polri dan Tamtama T.A. 2021, dengan 2.111 casis dinyatakan lulus. (red/nn)

Author

admin

Tinggalkan Balasan