Kualitas Premium Cokelat Ransiki Mirip Cita Rasa Eropa



Foto : Gubernur Papua Barat, Drs.Dominggus Mandacan bersama Ketua Koperasi Ebier Suth Cokran, Yusuf Kawei, saat penyerahan bantuan peralatan olahan cokelat di Ransiki, Manokwari Selatan. (pzk/nn)

MANSEL, Nokennews.com – Kualitas premium cokelat Ransiki di kabupaten Manokwari Selatan, tak kalah dengan cita rasa cokelat di berbagai negara eropa, seperti Swiss dan Belgia.

Meski saat ini Eksport cokelat Ransiki masih dalam bentuk biji olahan namun akan ditingkatkan menjadi cokelat olahan jadi dan siap dikonsumsi.

Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua Barat, mendorong olahan cokelat Ransiki melalui Koperasi Ebier Suth, Kabupaten Manokwari Selatan.

“Melalui program Hilirisasi, pengurus dan petani mendapat nilai tambah lebih, dibanding olahan biji kakao,” sebut plt. Kepala Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat, Joko Supratikto, Jumat (24/7/2020).

Menurutnya, olahan cokelat jadi dan siap dikonsumsi seperti dalam bentuk batang dan bubuk cokelat, nantinya bisa bersaing dengan cokelat lain secara global dan internasional.

Foto : Plt. Kepala Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat, Joko Supratikto, menandatangani prasasti peresmian rumah produksi cokelat, Jumat (24/7/2020) di Ransiki, Manokwari Selatan. (pzk/nn)

Untuk itu BI perwakilan Papua Barat, membantu Koperasi Ebier Suth dengan peralatan olahan cokelat, sekaligus rumah produksi yang ikut diresmikan.

“Konsepnya dengan pola berskala rumah tangga. Selama tiga tahun pendampingan dengan beberapa fase. Untuk awal memang kita konsen produksi, memberi bantuan alat olahan biji kakao,” terangnya.

Untuk mendukung jalannya komoditi ini, BI Papua Barat, pernah mengajak pengurus koperasi Ebier Suth bersama petani ke Yogyakarta, untuk melihat langsung standar kakao termasuk desa wisata berbasis cokelat.

Joko pun mengurai komoditi Kakao di Papua Barat, masuk 10 besar, secara khusus 5 besar komoditi unggulan di Manokwari Selatan.

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan berharap pendampingan dan pengembangan UMKM oleh BI Papua Barat, berkualitas, berdaya saing serta berorientasi ekspor dalam mendukung pengembangan wisata.

“Juga mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam rangka perluasan pemasaran dan mengikuti pameran, baik pasar global dan manca negara,” pesan Gubernur. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan