Masuk-Keluar Papua Barat, Wajib Kantongi Anti Gen



Surat edaran Gubernur Papua Barat. Pelaku Perjalanan Wajib kantongi Anti Gen.

MANOKWARI, NokenNews.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menerbitkan edaran nomor 443/24/GPB/2021, mewajibkan rapid tes anti gen bagi pelaku perjalanan antar provinsi.

Dalam edaran tersebut juga disampaikan pelaku perjalanan darat, laut dan udara yang dari dan keluar wilayah antar kabupaten/kota provinsi Papua Barat yang masih beresiko tinggi Covid-19, seperti kota Sorong, Manokwari dan Teluk Bintuni atau kondusi darurat situsional covid-19 dimana daerah kabupaten/kota mengalami kenaikan resiko tinggi covid-19 wajib menjukan surat keterangan hasil non reaktif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

Dijelaskan juga untuk perjalanan antar provinsi dari provinsi lain ke wilayah Papua Barat menjukan surat keterangan hasil non reaktif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia. Untuk anak berusia dibawah 12 tahun tidak diwajibkan rapid antigen sebagi syarat perjalanan. Pelaku perjalanan juga diwajibkan melakukan test PCR dan isolasi mandiri meskipun hasil rapit antigen non reaktif namun menunjukan gejala.

Namun bagi anak dibawah umur 12 tahun  yang akan melakukan perjalanan, tidak diwajibkan melakukan rapid test antigen.

Edaran tersebut dikeluarkan sejak 11 Januari. Hal ini untuk mencegah terjadinya peningkatan penularan Covid-19. (rls/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan