Daerah  

Waspadai Oknum yang Ingin Merusak Keharmonisan Manokwari

Ketua Persatuan Gereja Gereja di Papua (PGGP) Papua Barat Pendeta Sherly Parinussa, S.Th (Foto : Els/Nokennews)

MANOKWARI – Ketua Persatuan Gereja Gereja di Papua (PGGP) Papua Barat Pendeta Sherly Parinussa, S.Th meyakini ada oknum yang ingin merusak keharmonisan dan citra Kota Injil Manokwari.

“Saya percaya ada oknum yang berusaha menciptakan kegaduhan di Manokwari,” ujarnya Senin (7/3) di Manokwari.

Keyakinannya itu merujuk pada kasus ujaran kebencian belum lama ini yang akhirnya menyulut emosi diiringi aksi protes warga Arfak di Manokwari.

Pdt. Sherly mengajak warga Arfak tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus itu kepada aparat kepolisian.

Ia menilai unit cybercrime kepolisian bekerja maksimal dan profesional untuk mengungkap pelaku dalam kasus itu. Dan siapa pun pelakunya harus berani meminta maaf untuk mengakhiri semuanya sekaligus menutup peluang untuk pihak ke tiga.

Aksi warga Fanindi Pantai, buntut kasus ujaran kebencian di Manokwari Senin (7/3) pagi.

Menurut dia sebuah perbedaan tidak akan menjatuhkan derajat manusia sebagai ciptaan Tuhan. Dan, Tuhan mengajarkan manusia dengan berbagai latarbelakang untuk saling mengasihi, bukan sebaliknya saling menjatuhkan.

“Menghina sesama manusia itu sama saja artinya menghina Tuhan. Tugas kita saling mendukung agar kota Manokwari selalu aman dan kondusif,” katanya lagi.

Kasus itu juga berbuntut pemalangan Jalan Yos Sudarso Manokwari Senin pagi. Warga Fanindi Pantai mendesak pihak kepolisian untuk secepatnya mengungkap siapa sebenarnya pengunggah ujaran kebencian itu. (els/nn)

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *