Waterpauw Ingin Layanan Kesehatan di Papua Barat Lebih Maksimal

Rapat Kerja Kesehatan Daerah provinsi Papua Barat ke-10 di Manokwari, Selasa (28/3/2023). (ELS)

MANOKWARI – Penjabat Gubernur Papua Barat Drs Paulus Waterpauw menginginkan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) melahirkan rekomendasi untuk menjawab harmonisasi antara pusat dan daerah.

“Tolong wujudkan agar harmonisasi terjalin baik antara pusat, provinsi dan kabupaten,” ujarnya saat membuka Rakerkesda Papua Barat ke-10 di Manokwari, Selasa (28/3/2023).

Menurut dia kesehatan publik menjadi perhatian penting dan masih menjadi masalah di Indonesia, termasuk provinsi Papua Barat.

“Pelayanan kesehatan kita cukup baik. Dinkes sudah maksimal, namun ada yang perlu ditambah dan didorong agar lebih maksimal,” paparnya

Waterpauw berharap rapat kerja ini melahirkan masukan yang ril, utuh dan sepenuhnya baik dari direktur rumah sakit, dokter hingga tenaga medis.

Rakerkesda selama tiga hari menghadirkan jajaran Dinkes kabupaten/kota, RS pemerintah dan swasta, juga perwakilan lembaga serta organisasi bidang kesehatan.

Dinas kesehatan provinsi Papua Barat juga menyerahkan penghargaan untuk Dinkes Kabupaten Fakfak, Manokwari dan Teluk Wondama dan menyerahkan bantuan mobil ambulance untuk Dinkes Kabupaten Pegunungan Arfak.

Sementara itu, Direkrur Pelayanan Kesehatan di Kementerian Kesehatan RI DR. K.H Mohamaad Taufiq mengingatkan 6 pilar transformasi kesehatan.

Enam pilar yakni Layanan primer, layanan tingkat rujukan, pembiayaan, sumber daya kesehatan, farmasi, dan teknologi informasi.

“Enam pilar bertujuan menciptakan pelayanan kesehatan yang bermutu dan merata sesuai standar di seluruh wilayah,” pesannya.

(ELS/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *