Ini Suara Anak Asli 7 Suku Bintuni Untuk DPR Papua Barat

Agenda reses Anggota DPR Papua Barat Syamsudin Seknun bersama Forum Anak Asli 7 Suku Peduli Otsus Teluk Bintuni, Sabtu (5/3).

Teluk Bintuni – Forum Anak Asli 7 Suku Peduli Otsus Teluk Bintuni menyuarakan sejumlah aspirasi saat bertemu anggota DPR Papua Barat Syamsudin Seknum, Sabtu (5/3) di Teluk Bintuni.

Mereka menyoroti kinerja anggota DPR Papua Barat Daerah Pemilihan (Dapil) 5 yang dinilai jarang bertemu langsung dengan masyarakat.

“Masyarakat di Wamesa harap semua anggota dapil 5 turun untuk menjaring aspirasi, bukan hanya satu atau dua orang saja,” ujar Agustinus Orocomna Ketua Forum Anak Asli 7 Suku Peduli Otsus Teluk Bintuni.

Ia mencontohkan bencana banjir yang melanda kampung Idoor yang minim perhatian, terutama dari anggota DPR Papua Barat Dapil 5.

Menurut dia Pemkab Teluk Bintuni bukannya tidak mampu dalam hal penanganan, tetapi dikarenakan cakupan wilayah yang cukup luas. Oleh karena itu penanganan yang dilakukan pun secara bertahap.

“Masyarakat ingin ada kerja sama antara Anggota DPR Papua Barat Dapil 5, pemkab dan juga DPR Teluk Bintuni. Agar masalah banjir di Idoor itu tidak berlarut karena bukan sekali dua kali tetapi sudah menjadi langganan banjir,” bebernya di balik ponsel.

Ia sangat yakin jika kolaborasi tiga pihak tersebut nantinya mampu meminimalisir dampak banjir di kampung itu. Misalnya, melakukan normalisasi sungai atau membenahi akses jalan serta rumah warga terdampak banjir.

“Jika ditangani secara bersama, mungkin bisa saling menutupi dari kekurangan yang terjadi di sana. Intinya masyarakat di Idoor sangat membutuhkan perhatian,” singkatnya.

Ia juga berterimakasih kepada Syamsudin Seknun usai mendengar aspirasi yang disampaikan, namun berharap agar anggota DPR Papua Barat Dapil 5 lainnya juga melakukan reses yang sama.

Syamsudin sendiri siap menindaklanjuti secepatnya aspirasi dengan harapan masyarakat di Dapil 5 merasakan dampak kehadiran pemerintah, terutama di Idoor Teluk Bintuni. (red/nn)

Exit mobile version