MANOKWARI – Pemerintah Kabupaten Manokwari menaruh harapan besar pada peran komunitas adat sebagai kekuatan sosial yang menjaga harmoni dan ikut mendorong pembangunan daerah. Hal itu ditegaskan Bupati Manokwari, Hermus Indou saat melantik pengurus Komunitas Key Vatnim Kabupaten Manokwari periode 2026–2030 di Ballroom Hotel dan Resto Oriestom, Rabu (21/1/2026).
Pelantikan yang disaksikan para pembina dan sesepuh Keluarga Besar Key tersebut menjadi momentum penguatan peran komunitas dalam merawat nilai kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Manokwari yang kian kompleks.
Dalam sambutannya, Hermus menekankan bahwa kepengurusan organisasi bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah sosial yang menuntut tanggung jawab, pengabdian, dan pengorbanan.
“Menjadi pengurus adalah bentuk pengakuan dan kehormatan, tetapi juga pengorbanan. Pengorbanan kepada Tuhan dan kepada sesama. Identitas yang kita miliki adalah pemberian Tuhan, sehingga menghormati identitas itu berarti menghormati Tuhan,” ujar Hermus.
Ia menegaskan pesan tersebut tidak dimaksudkan sebagai ajakan sukuisme, melainkan dorongan agar setiap komunitas adat menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur yang diwariskan, sembari tetap hidup rukun dalam bingkai kebersamaan.
Hermus juga menyampaikan harapannya agar Manokwari sebagai kota bersejarah dan kota peradaban di tanah Papua dapat menjadi contoh ruang sosial yang harmonis, di mana seluruh suku hidup berdampingan secara bermartabat.
“Keberagaman di Manokwari adalah kekayaan yang Tuhan ciptakan. Jika dikelola dengan baik, keberagaman itu akan menjadi kekuatan besar bagi pembangunan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Key Vatnim Manokwari yang baru dilantik, Serdion Rahawarin menyatakan komitmen organisasinya untuk menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan.
“Komunitas Key Vatnim siap mendukung kepemimpinan daerah dan terlibat langsung dalam program-program pemerintah yang telah dan akan dijalankan,” tegas Serdion.
Ia menambahkan, fokus utama kepengurusan ke depan adalah pembinaan generasi muda, khususnya dalam pengembangan bakat dan keterampilan agar mampu bersaing dan memperoleh pekerjaan yang layak.
“Kami melihat masih banyak anak muda yang memiliki potensi tetapi belum tersalurkan. Kami akan membina mereka sesuai dengan skill yang dimiliki agar bakatnya berkembang dan memberi manfaat,” ungkapnya.
Serdion juga mengajak seluruh anggota komunitas untuk mengesampingkan ego pribadi dan mengutamakan persatuan demi menjaga kekuatan dan kebersamaan Komunitas Key Vatnim di Manokwari. (hrv)





