MANOKWARI – Tantangan besar untuk Provinsi Papua Barat, salah satunya adalah masalah tenaga kerja. Sektor ini masuk program dan kebijakan strategis untuk mendukung visi-misi Gubernur-Wagub.
“Papua Barat sehat, cerdas dan produktif. Bisa wujudkan itu lewat berbagai program termasuk kita Distransnaker,” ujar Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Papua Barat Eduard Toansiba usai Sertijab, Senin (1/12/2025).
Ia mengajak seluruh staf berkolaborasi menjalankan seluruh program kerja demi pembangunan yang efektif.
“Semua bisa berjalan baik jika kerja bersama tim. Papua Barat maju jika kita jalan bersama. Saya harap dukungannya,” ujar dia lagi.
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, mengatakan pembangunan strategis melibatkan banyak sektor termasuk bidang transmigrasi dan tenaga kerja.
Dominggus mengingatkan kerja nyata yang harus dibarengi dengan solusi cerdas sesuai kapasitas dan kapabilitas, bukan hanya sekedar menjalankan tugas administrasi.
“Papua Barat membutuhkan pimpinan-pimpinan OPD yang kuat. Tentu, urusan tenaga kerja dan transmigrasi juga memiliki banyak tantangan,” demikian sambutan tertulis gubernur dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum Otto Parorongan.
Sebelumnya, Eduard Toansiba dilantik gubernur sebagai kadistransnaker Papua Barat menggantikan pelaksana tugas Sani Irianti Werimon.
(NLM/NN)





