Doa dari Manokwari untuk Fajar, Pilar Timnas Indonesia di Sea Games 2023

Ahmad Hamzah dan Maeda Sehe, orang tua pemain Timnas U-22 asal Manokwari, Mohammad Fajar Fathur Rahman. (Foto: RED)

MANOKWARI – Mohammad Fajar Fathur Rahman, pilar Tim Nasional Indonesia U-22 di Sea Games 2023 Kamboja, merupakan pemain asal Manokwari, provinsi Papua Barat.

Salah satu golnya di laga perdana Grup A membantu Timnas Indonesia menang 3-0 atas Filipina, 29 April lalu. Kini, harapan yang sama untuknya dan Timnas di laga ke dua melawan Myanmar , Kamis (4/5/2023).

Ahmad Hamzah ayah Fajar, memberi dukungan penuh saat laga Timnas yang kedua nanti.

“Kami selalu doakan yang terbaik untuknya, tidak hanya saat main di Timnas tapi juga di level klub,” ujarnya kepada Nokennews.com di kediamannya, kampung Buton Anday distrik Manokwari Selatan, Selasa (2/5/2023).

Ahmad mengisahkan Fajar sebagai anak penurut yang punya kemauan keras untuk berlatih sepakbola sejak dini. Keberhasilannya mencetak caps Timnas Indonesia dimulai dari level Usia 16 Tahun.

“Semoga nanti menang dan Fajar kembali cetak gol untuk Indonesia. Kami bangga dengannya. Main dan tak main itu keputusan pelatih,” sambungnya lagi.

Ia mengaku kekompakan Timnas Sea Games dibawah asuhan pelatih Indra Sjafri, sangat baik. Kolaborasi dan skema permainan disaksikan saat dipanggil PSSI 23 Maret lalu.

“Sebelum berangkat ke Kamboja, orang tua dari seluruh pemain dipanggil ke Jakarta. Saya sempat menyaksikan bagaimana mereka berlatih. Pesan saya ke Fajar, percaya diri dan serahkan ke Aulah,” terangnya.

Maeda Sahe ibunda Fajar, mengungkap hal yang sama. Ia turut ke Jakarta sebelum timnas bergegas ke Kamboja.

“Pemain tidak pulang saat Lebaran, jadi kita dipanggil ke Jakarta selama tiga hari. Dia (Fajar) selalu kabari sebelum bertanding dimana pun itu. Kemarin sebelum lawan Filipina juga dia kabari,” kata ibu Fajar.

Fajar, lanjut Maeda merupakan anak kelima dari 6 bersaudara. Ia lahir di Manokwari, 29 Mei 2002. Bakat sepakbolanya mulai terlihat saat duduk di bangku Sekolah Dasar. Dan, kian nampak saat ia mengecap bangku pendidikan di SMP Negeri 1 Manokwari.

“Saat itu Fajar masuk Sekolah Sepakbola (SSB) Mansinam, berlatih di lapangan Kodim dengan pelatih Aples Tecuari dan Isak Aibesa. Dari situlah ia mulai berkembang hingga masuk tim Soeratin Papua Barat hingga lanjut ke SSB di Purwakarta dan Timnas U-16,” kisahnya.

Kini keluarga Fajar menyiapkan dukungan penuh dan akan menggelar nonton bareng saat Timnas U-22 bertanding melawan Menyamar.

“Dengan doa dan harapan yang sama, semoga menang, banggakan keluarga dsn juga nama Manokwari,” singkatnya.

(RED/NN)

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *