Kajati Papua Barat: Kerja Hebat Tanpa Pers Tak Ada Artinya

Foto: Dr. Harli Siregar, SH., M.Hum (tengah) Kajati Papua Barat yang selanjutnya dipercayakan sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI. (RED/NN)

MANOKWARI – Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat Dr. Harli Siregar, SH., M.Hum mengatakan pers sebagai pilar keempat demokrasi yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Ia juga menyebut pembungkaman akan kerja pers merupakan hal yang keliru.

“Peran pers di Papua Barat, berjalan utuh. Penyampaian informasi dengan edukasi sesuai idealisme, kritik yang baik dan murni mendukung pembangunan,” ujarnya saat temu akrab bersama insan pers, Jumat (31/5/2024).

Menurut dia peran pers penting mendukung percepatan pembangunan, sebaliknya mengkritik jika (pembangunan) mandek.

“Fungsi pers mendorong pembangunan. Pers juga ikut menjaga kondusifitas daerah lewat pemberitaan yang menyejukkan,” terangnya.

“Ingat, sehebat apapun kerja kita tak ada artinya kalau tidak diberitakan pers,” tegasnya lagi.

Kajati selama kepemimpinannya menerapkan kerja cepat, tepat dan menjunjung penegakan hukum. Diharapkan kerjasama baik yang terjalin selama ini dipertahankan.

“Perjuangkan kebebasan, kebenaran, berjuang untuk pembangunan, untuk demokrasi dan junjung kebebasan pers,” pesannya.

Pria yang akan menjabat sebagai Kapuspenkum Kejagung RI ini berharap, kekompakan pers dan Kejati Papua Barat tetap terjalin sebagai mitra kerja.

“Banyak tugas yang belum selesai, nanti dilanjutkan oleh pejabat baru,” singkatnya.

(RED/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *