Mantap, Ass Intel Kejati Papua Barat, Erwin Saragih Dapat Promosi Setingkat Lebih Tinggi ke Kejagung RI

Erwin P H Saragih SH.,MH

MANOKWARI – Jaksa Agung RI, St. Burhanuddin mempromosikan sejumlah jajarannya, termasuk Asisten Intelejen Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Erwin P H Saragih SH.,MH.

Erwin kini mendapat promosi dengan jabatan baru sebagai Kabag TU Kapuspenkum Kejaksaan Agung.

Kasipenkum Kejati Papua Barat, Billy Wuisan menyebut, atasannya di bidang intejen itu mendapat promosi ke Puspenkum Kejaksaan Agung di Jakarta.

Sementara itu, Asisten Intelijen Kejati Papua Barat yang baru, akan dijabat oleh Muhammad Bardan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Banjar Provinsi Kalimantan Selatan.

Promosi Erwin Saragih ini tentu bukan tanpa alasan. Promosi setingkat lebih kepada Erwin Saragih itu menjadi satu kebanggan bagi pria batak yang lahir dan besar di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat itu.

“Ini menjadi rasa sukur, karena saya baru 1 tahun menjabat sebagai Assintel lalu di promosi lagi menjadi Kepala Bagian TU pada Kapuspenkum Kejagung,” ungkap pria yang pernah bekerja sebagai honorer dan cleaning servis di Pemda Manokwari pada 1996 silam.

Erwin di ketahui telah melalang buana bertugas di Provinsi Papua dan Papua Barat, mulai dari kasubseksi penyidikan di Pidsus, Kasi intel Kejari, Kasi Ekonomi, Koordinator di Kejari, Dua Kali menjadi Kajari yakni Kajari Biak dan Sorong, dan terakhir di jabatan Asisten Intelejen Kejati. Saat ini, promosi setingkat lebih tinggi dia terima dengan jabatan barunya Kabag TU Kapuspenkum Kejagung.

Sederet prestasi juga ditunjukan Erwin selama menjabat seperti menaikan sejumlah kasus hingga ke tahapan penuntutan baik saat menjadi Kasi Intel, Kasi Pidsus, hingga memegang tongkat komando Kajari Biak dan Sorong.

Melepas jabatan Asisten Intejen di Kejati Papua Barat, Erwin juga mencatat beberapa kinerja baik seperti berhasil menangkap DPO mantan kadis PU Kaimana, mengungkap peredaran rokok tanpa cukai di Manowari dan masih banyak lagi prestasi dan kinerja, yang dia lakukan.

Meski begitu, pria yang baru Juli lalu menerima penghargaan Satya Lencana Karya Satya 20 Tahun  itu tidak memungkiri dan menyadari bahwa masih ada tunggakan yang belum dia tuntaskan.

(DTM/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *