Pj Gub Ali Baham Sebut Filosofi Rumah Kaki Seribu Pondasi Kuat Papua Barat

Pj Gub Ali Baham bersama jajaran Forkopimda saat tatap muka dengan tokoh masyarakat, Kamis (30/11/2023). (Foto: ELS)

MANOKWARI – Penjabat Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere mengatakan filosofi Rumah Kaki Seribu menjadi landasan kuat untuk pembangunan di Bumi Kasuari.

“Saya yakin filosofi ini sangat cocok menggambarkan kekuatan dahsyat untuk membangun Papua Barat ke depan,” ujarnya saat tatap muka bersama para tokoh masyarakat, Kamis (30/11/2023).

Menurut dia rumah adat suku Arfak tersebut ditopang tiang utama yang diibaratkan seorang pemimpin, didukung banyak tiang-tiang kecil.

“Ada empat suku besar Arfak yang dengan sangat positif menerima berbagai elemen masyarakat lain untuk sama-sama membangun Papua Barat,” terangnya.

“Ini sangat penting dan menjadi hal yang positif untuk mendukung pergerakan pembangunan,” sambung Ali Baham.

Diakui banyak dinamika berkembang selama tugasnya yang baru berjalan 30 hari. Namun itu lebih kepada tugas dan tanggungjawab sebagai wakil pemerintah pusat.

Ali Baham juga memaparkan tugasnya untuk memastikan keberlangsungan pembangunan.

“Pesan pertama, pastikan keamanan daerah. Pemerintah ingin masyarakat aman dan tenteram dari gangguan apa pun. Kedua Kamtibmas dan juga tertib hukum,” paparnya.

Pemerintah kata dia lagi, ingin memastikan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan. Gerakan menekan stunting dan kemiskinan ekstrim, angka putus sekolah, pernikahan dini dan banyak hal yang harus dikerjakan.

Terakhir, ia ingin partisipasi pemilih saat pemilu nanti melebihi angka 95 persen. Artinya semua masyarakat yang berhak memilih harus menyalurkan suaranya untuk menentukan pemimpin.

“Ada Pilpres, anggota DPR RI, DPD, DPR. Akan sangat banyak pilihan dan masyarakat harus pastikan ikut memilih, jangan malah bingung apalagi tidak terdaftar,” pesannya.

Tatap muka berlangsung dalam suasana keakraban di salah satu hotel di Manokwari. Turut hadir Kapolda Papua Barat, Kasdam XVIII/Kasuari, Kabinda, Kajati serta para tokoh masyarakat.

(ELS/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *