Banyak Proyek Tahun 2021 Jalur Trans Papua Mameh-Windesi Belum Tuntas

Aktivitas pembangunan Jembatan Mawin yang menghubungkan jalur Trans Papua Barat Mameh-Windesi. (Foto : DTM)

MANOKWARI – Proyek Nasional tahun anggaran 2021 pembangunan Jembatan Mawin Berseri di ruas jalan trans Mameh-Windesi oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Papua Barat wilayah IV belum tuntas dikerjakan.

Hingga April 2022, sejumlah jembatan penghubung yang seharusnya tuntas terbangun tahun 2021, terpantau masih dalam tahap pengerjaan.

Pantauan Nokennews.com proyek yang menghubungkan Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Bintuni dan Kabupaten Teluk Wondama itu sedang dikebut pengerjaannya.

Jembatan Mawin Berseri di ruas jalan trans Mameh-Windesi yang belum rampung. (Foto : DTM)

Sejumlah pekerja terpantau tengah melakukan aktifitas pembangunan jembatan tersebut jelang idulfitri lalu. Sejumlah jembatan lainnya nampak tak ada aktifitas pekerjaan padahal belum tuntas dikerjakan.

Hasil penelusuran media ini mendapati bahwa pekerjaan tahun anggaran 2021 itu bahkan baru dikerjakan para pekerja diawal tahun 2022.

“Kita baru sekitar 4 bulan disini mengerjakan proyek ini,” ungkap seorang pekerja dibalik aktivitas pekerjaan Jembatan Mawin, Senin (16/5).

Aktivitas pekerja di lokasi sekitar Jembatan Mawin. (Foto : DTM)

Pernyataan itu senada dengan tahun kontrak pekerjaan proyek per Januari 2021 (terteta dalam papan Proyek). Meski demikian, terdapat pula jembatan yang tanpa papan proyek alias tidak diketahui siapa pelekasanaan pekerjaan tersebut.

Terpisah, Informasi yang diterima media ini, meski belum tuntas dikerjakan, anggaran pembangunan Jembatan Mawin berseri dengan jumlah lebih dari 6 jembatan itu sudah dicairkan 100 persen.

Tak hanya jembatan, proyek pembangunan Jalan SP3 Mameh-Windesi juga belum terlaksana dengan baik. Pada Papan Proyek tertulis pembangunan jalan tersebut dianggarkan untuk tahun anggaran 2021-2022 dengan waktu pekerjaan 706 hari kerja oleh PT. Modern Widya Tehnical.

Atas : Papan proyek pengerjaan tanpa besaran anggaran (kanan) dan ruas jalan yang sudah diaspal. Bawah : ruas jalan Mameh-Windesi yang belum teraspal. (Foto : DTM)

Meski demikian, papan proyek tidak mencantumkan besaran anggaran pembangunan.

Penelusuran media ini, ruas jalan yang diaspal baru sekira 13 Kilo Meter per April 2021. Itu pun masih ada beberapa ruas jalan yang tidak tersambung dan masih dalam bentuk batuan pengerasan.

Tak hanya itu, bantalan jalan pun belum tuntas di aspal. Didapati hanya beberapa titik saja yang di cor semen sedangkan selebihnya belum di cor.

Soal ini, PPK 4.1 pada Satker PJN IV Bintuni belum bisa dikonfirmasi. Staf yang berada di ruang PPK menyebut PPK sedang berada di luar daerah. (DTM/NN)

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *